banner 728x250
Bekasi  

Polisi dan Dishub Kota Bekasi Periksa Kondisi Truk Molen Maut di Teluk Pucung

banner 120x600
banner 468x60

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menerjunkan tim untuk memeriksa secara langsung kondisi fisik kendaraan truk molen yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi. Langkah penanganan dan pemeriksaan teknis armada tersebut dilaksanakan di lokasi penyimpanan barang bukti kecelakaan lalu lintas yang berada di kawasan Teluk Pucung pada Selasa (3/11). Langkah ini diambil guna memastikan seluruh elemen kelaikan armada terpantau secara mendalam oleh pihak berwenang.

Pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan tersebut difokuskan pada pengujian KIR serta kondisi teknis fisik kendaraan secara komprehensif. Proses pengujian di lapangan dilaksanakan langsung oleh teknisi dari Dishub Kota Bekasi, yakni Oscar Mahardika yang menjabat sebagai penyelia pengecekan kendaraan bidang prasarana. Dalam menjalankan tugas pengujian fisik armada tersebut, pihak Dishub bekerja sama secara erat dengan unit penegakan hukum (gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota untuk mengumpulkan fakta teknis yang akurat.

banner 325x300

Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Joko Sembodo menjelaskan bahwa seluruh proses pengujian teknis ini merupakan bagian penting dari upaya pendalaman perkara kecelakaan tersebut. Hasil dari rangkaian pengetesan teknis belum diumumkan kepada publik saat pemeriksaan berlangsung karena seluruh data dan temuan fisik kendaraan masih harus dituangkan secara resmi ke dalam dokumen berita acara pemeriksaan. Menurut keterangan AKBP Joko Sembodo, penyusunan hasil pendalaman teknis tersebut diproyeksikan rampung pada Rabu (4/11).

Insiden lalu lintas tragis yang melibatkan armada truk molen di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi ini terjadi pada Minggu (1/11). Peristiwa naas tersebut mengakibatkan dampak yang sangat fatal dengan menewaskan 6 orang serta menyebabkan 6 orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, muncul dugaan kuat bahwa insiden fatal ini dipicu oleh gangguan atau masalah pada sistem pengereman kendaraan. Seiring dengan berjalannya proses hukum dan pengumpulan alat bukti, pihak Polres Metro Bekasi Kota telah resmi menetapkan pengemudi truk berinisial TM sebagai tersangka.

Pemeriksaan kelaikan jalan dan kondisi teknis sistem pengereman pada armada kendaraan berat merupakan bagian krusial dalam prosedur penegakan hukum kasus kecelakaan lalu lintas. Proses uji teknis ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat faktor kelalaian perawatan atau kegagalan mekanis yang menjadi pemicu utama terjadinya insiden di lapangan. Penanganan perkara yang dilakukan oleh pihak kepolisian bersama dinas terkait diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum secara utuh serta memastikan seluruh fakta penyebab kecelakaan diungkap secara komprehensif berdasarkan bukti teknis yang valid.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *