Polda Metro Jaya menangkap seorang bandar narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara (Jakut). Bandar itu sudah diincar polisi dan sudah lama diburu.
"Ada satu terduga bandar yang kita amankan, ya inisialnya K. Sudah, sudah kita petakan. Itu kan masuk di 18 target yang kita langsung merangsek ketika kita turun dari kereta itu," kata Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Selasa (3/11/2026).
Bismo menyampaikan hasil tes urine K positif mengonsumsi etomidate. Polisi masih melakukan pendalaman.
"Dia positif etomidate di urinenya,", ujarnya.
Bismo lanjut menjelaskan terkait asal-usul narkoba yang beredar di wilayah Jakarta. Barah haram itu dipasok melalui jalur udara hingga laut.
"Asal-usul barang itu ya kita kalau lihat dari penangkapan yang di Aceh itu ya, kan ada yang dari luar tuh.
Artinya barang itu, apakah itu dalam bentuk bahan baku atau barang jadi, itu salah satunya sumbernya dari luar.
Bisa lewat laut, bisa lewat darat, bisa lewat udara," jelasnya.
Bismo menyampaikan pihaknya berkoordinasi dengan stakeholder terkait melakukan pengawasan ketat. Polri, menurut Bismo, siap memberantas peredaran narkotika.
"Kan Indonesia ini banyak lautan nih ya, ada lewat resmi, ada yang tidak resmi.
Nah, itu butuh informasi dari masyarakat.
Kalau misalnya ada yang dicurigai, nah bisa informasikan kepada petugas," kata dia.
"Bisa lewat ya bandara bisa juga, bisa lewat laut bisa, lewat darat bisa.
Buktinya ini tadi ganja lewat darat ya, ya kan?
Ada juga pabrik yang di mana di Aceh itu, nah dia ngolah kan dari bahan mentah ke bahan barang jadi gitu," imbuhnya.
Lihat juga Video: Momen Polisi Naik KRL Saat Gerebek Bandar Narkoba di Kampung Bahari Australia's Chief of Army Highlights Defense Synergy Following HIMARS Exercise in Indonesia
57 Million Still Offline puts Indonesia in Global Top 10 Digital Gap


















