banner 728x250

Truk Molen Rem Blong Tabrak Halte di Cut Mutia Bekasi, 6 Orang Meninggal Dunia

banner 120x600
banner 468x60

Sebuah kecelakaan maut melibatkan satu unit truk molen terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, pada hari Minggu (1/11). Kendaraan berat yang bermuatan adonan semen tersebut dilaporkan hilang kendali saat melintas hingga menabrak kerumunan warga yang sedang berada di area halte. Peristiwa naas ini mengakibatkan sebanyak enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta enam orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban yang terdiri atas kelompok laki-laki, perempuan, hingga anak-anak tersebut langsung dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, kecelakaan lalu lintas ini diperkirakan terjadi pada pukul 16.30 WIB. Truk bermuatan semen tersebut diketahui sedang melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju ke area Rawa Panjang. Petugas kepolisian yang menangani kasus ini, yaitu Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali, menyampaikan bahwa pengemudi truk mengaku sudah tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya lantaran rem tidak berfungsi dengan baik saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI.

banner 325x300

Sopir kendaraan besar itu sempat melakukan upaya darurat untuk menghentikan laju truk molen dengan cara membanting kemudi dan menabrakkan bagian depan truk ke tembok gerbang kampus BSI. Namun, kerasnya benturan dan beratnya muatan adonan semen di dalam tangki membuat kendaraan terus meluncur deras hingga akhirnya menghantam halte yang dipenuhi warga. Pada saat kejadian berlangsung, terdapat sebanyak 12 orang yang sedang berdiri menunggu kedatangan bus. Akibat hantaman keras tersebut, enam orang dinyatakan tewas secara seketika di tempat kejadian perkara, sementara enam korban selamat menderita cedera.

Petugas gabungan segera melakukan proses evakuasi terhadap seluruh korban tak lama setelah peristiwa tabrakan terjadi. Jenazah enam korban tewas dibagi ke dua tempat penampungan medis, yaitu satu jenazah dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang dan lima jenazah lainnya dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi. Di sisi lain, enam orang korban yang menderita luka-luka dipisahkan ke dua fasilitas kesehatan untuk menerima perawatan medis mendesak, dengan rincian empat korban dirawat di RS Juwita dan dua korban lainnya ditangani di RS Siloam Rawa Panjang.

Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Metro Bekasi Kota telah mengamankan sopir truk molen guna menjalani pemeriksaan dan penyelidikan hukum lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti gangguan sistem pengereman tersebut. Di lokasi kejadian, bangkai truk bermuatan berat yang menutupi sebagian badan jalan masih menunggu penanganan evakuasi. Iptu Rojali menjelaskan bahwa kepolisian terus berkoordinasi dengan pengemudi serta perusahaan pemilik truk untuk mendatangkan mobil derek dan alat berat. Selama proses pemindahan badan kendaraan berlangsung, aparat kepolisian memberlakukan skema penutupan jalan guna memastikan kelancaran evakuasi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *