Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meluangkan waktu mengunjungi Sekolah Rakyat di berbagai wilayah. Melalui imbauan yang disampaikan pada Sabtu, 7 November 2026 tersebut, publik diajak melihat secara langsung sarana pendidikan yang ada, sekaligus berinteraksi dan membagikan kegembiraan bersama para peserta didik yang tengah mengemban ilmu. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dorongan moral dan motivasi tambahan bagi anak-anak yang berada di lembaga pendidikan tersebut.
Imbauan tersebut disampaikan Seskab Teddy melalui akun media sosial resmi @sekretariat.kabinet. Dalam unggahan berwujud dokumentasi video itu, diperlihatkan berbagai sarana dan fasilitas penunjang yang telah tersedia di Sekolah Rakyat pada sejumlah titik, seperti di Bekasi, Jawa Barat, hingga Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Keberadaan fasilitas ini mencakup ruang belajar yang memadai, gedung asrama, sarana olahraga, serta beragam peralatan penunjang kegiatan belajar-mengajar maupun sarana pengembangan diri bagi para siswa. Seskab Teddy menegaskan bahwa penciptaan suasana belajar yang kondusif sangat krusial agar setiap anak dapat bertumbuh, bermain, dan mengembangkan potensi diri mereka secara optimal di lingkungan yang aman dan nyaman.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam keterangannya, keberadaan Sekolah Rakyat kini telah berkembang pesat dan mampu menjangkau puluhan ribu anak di berbagai daerah. Saat ini, tercatat ada sebanyak 265 Sekolah Rakyat yang beroperasi dan tersebar di 131 kabupaten/kota di seluruh pelosok Indonesia. Melalui kehadiran program pendidikan tersebut, lebih dari 45 ribu anak yang sebelumnya mengalami keterbatasan atau putus sekolah kini mendapatkan kembali kesempatan berharga untuk mengenyam pendidikan secara layak. Sejumlah wilayah yang memiliki fasilitas Sekolah Rakyat tersebut antara lain Karangasem di Bali, Brebes di Jawa Tengah, Aceh Besar dan Nagan Raya di Aceh, Mamuju di Sulawesi Barat, Pacitan di Jawa Timur, Lampung Selatan di Lampung, serta Kota Tual di Maluku.
Lebih lanjut, Seskab Teddy menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat secara langsung dalam mendukung masa depan anak-anak Indonesia. Dukungan terhadap sektor pendidikan tidak hanya diukur dari pemenuhan infrastruktur atau fisik sarana belajar saja, melainkan juga memerlukan perhatian, kepedulian sosial, serta interaksi emosional yang hangat dari publik. Masyarakat diajak untuk hadir, memberikan hiburan, mengajar, atau sekadar berbagi cerita untuk memicu kegembiraan para siswa. Kepedulian dan kebersamaan yang sederhana tersebut dinilai sangat berarti dalam menghadirkan kebahagiaan serta menumbuhkan semangat baru bagi para siswa Sekolah Rakyat untuk terus menuntut ilmu dan meraih cita-cita mereka.


















