banner 728x250

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji di Sela-Sela Gelaran Pembukaan Pameran Krista

banner 120x600
banner 468x60

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji di sela-sela gelaran Pembukaan Pameran Krista Interfood di NICE PIK 2, Tangerang, Banten, Rabu (4/11/2026).

Dia memastikan kawasan tersebut tidak harus berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), tetapi dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan potensi industri setempat. Sarmuji menyampaikan pemerintah telah mendorong pengembangan kawasan tersebut agar sumber daya lokal Maluku dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 325x300

“KEK baru di Maluku ya kita sudah dorong.

Tidak harus KEK lah, pokoknya kita dorong itu memanfaatkan potensi lokal untuk kepentingan daerah,” kata Sarmuji saat ditemui di sela-sela gelaran Sagu Business Forum di kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (5/11). Pemerintah ingin memastikan pengembangan kawasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi daerah.

“Kita dorong supaya itu menjadi perhatian bersama supaya Maluku makin sejahtera,” ujarnya.

Sebelum itu, Sarmuji memaparkan potensi pengembangan kawasan industri baru di Maluku yang diproyeksikan dapat menyerap sekitar 200.000 hingga 250.000 tenaga kerja. Menurut dia, kawasan tersebut berpotensi dikembangkan di sebuah pulau yang kini hanya dihuni oleh ratusan orang.

Jika pengembangannya berjalan lancar dan terintegrasi, wilayah tersebut dapat menjadi pusat kegiatan industri baru.

“Ada potensi di Maluku, di ujung Maluku ada potensi juga yang bisa menjadikan kawasan industri kebetulan berbatasan dekat sekali.

Tapi, itu bukan dengan Ambon, tapi sangat dekat dengan NTT, bahkan dengan Timor Timur,” ujar Sarmuji dalam Rapimnas Kadin Indonesia di Jakarta Pusat, Jumat (30/10). Dia menjelaskan, pengembangan kawasan industri tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam sekaligus membuka lapangan kerja dalam jumlah besar.

“Saat ini ada satu pulau yang nanti kalau lancar prosesnya, hanya dihuni oleh sedikit saja, sedikit kakak, tapi kalau itu lancar dan terintegrasi, bisa dilakukan dengan sangat baik.

Pulau yang hanya dihuni gara-gara ratusan kakak, mungkin akan berpotensi hadir sekitar 200.000 sampai 250.000 tenaga kerja,” terangnya. Di sisi lain, Gubernur Maluku menyebut pemerintah daerah tengah mendorong sejumlah proyek hilirisasi komoditas unggulan untuk memperkuat industri berbasis sumber daya alam.

Seorang buruh tani memperlihatkan cengkeh hasil panen di Tirtoyudo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026). Gubernur berharap pengembangan industri pengolahan tersebut dapat mendorong tumbuhnya kawasan industri di Maluku.

Dengan demikian, keberadaan kawasan industri nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi sumber daya alam yang dimiliki daerah.

Dia menilai kawasan industri dapat berkembang seiring dengan hadirnya kegiatan industri dan investasi di wilayah tersebut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *