WartaIndonesia.web.id, Jakarta – Seorang bocah berinisial MW (6) diduga menjadi korban tindakan berbah4y4 yang dilakukan oleh dua remaja berinisial R dan L di kawasan Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sore (7/6) dan nyaris merenggut nyaw4 korban.
Menurut informasi yang dihimpun, saat kejadian MW tengah bermain bersama teman-temannya di area taman. Tak lama kemudian, dua remaja tersebut menghampiri korban dan diduga melakukan tindakan yang membahayakan dengan membawa MW ke dekat sebuah tiang penerangan taman.
Korban kemudian diposisikan dengan punggung menempel pada tiang dan kedua kakiny4 direntangkan. Sesaat setelah itu, MW diduga terseng4t aliran listrik yang berasal dari kebocoran arus pada tiang penerangan tersebut.
Akibat kejadian itu, MW mengalami kej4ng kej4ng dan sempat tidak sadarkan diri.
Seorang remaja yang berada di lokasi kemudian menarik tubuh korban menjauh dari tiang. Teman-teman korban yang menyaksikan kejadian tersebut panik karena melihat kondisi MW yang terbujur kaku.
Tante korban, Kesya, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengatakan bahwa MW sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Korban bahkan disebut mengalami koma selama beberapa jam akibat insiden tersebut. Selain dampak fisik, keluarga menyebut MW juga mengalami trauma pascakejadian.
Korban dikabarkan menjadi takut bertemu orang lain dan kerap mengeluhkan rasa sakit. Kesya menjelaskan bahwa pihak keluarga korban dan keluarga terduga pelaku sempat menjalani proses mediasi yang difasilitasi kepolisian. Namun demikian, keluarga korban memutuskan untuk tetap melanjutkan perkara ini melalui jalur hukum.
Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat menangani kasus tersebut secara serius dan melakukan penyelidikan menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.


















