banner 728x250

Polisi Tangkap Pelaku Aksi Teror Lempar Batu di Pintu Tol Palembang–Prabumulih Terungkap, Pelakunya 2 Anak Bawah Umur

banner 120x600
banner 468x60

| Prabumulih, Polisi berhasil mengamankan dua pelaku pelemparan batu terhadap lima mobil yang melintas di Tol Palembang-Prabumulih, Sumatera Selatan. Ironisnya, kedua pelaku merupakan anak di bawah umur.

Aksi pelemparan batu ini terjadi di Jalan Perlintasan Pintu Tol KM 00+400, Desa Karangan, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, pada Jumat (2/1/2025) dini hari.

banner 325x300

Akibat kejadian tersebut, seorang korban mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp3,2 juta akibat kerusakan pada kaca dan lampu belakang kendaraannya.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi membenarkan penangkapan kedua pelaku. Pelaku berinisial HS (17) dan RR (15), keduanya warga Prabumulih.

“Tim Opsnal Polsek RKT memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua ABH tersebut. Kemudian keduanya berhasil diamankan pada Sabtu (3/1/2025) malam. Dalam proses interogasi, keduanya mengakui telah melakukan pelemparan batu ke arah mobil-mobil yang melintas di perlintasan pintu Tol Palembang-Prabumulih,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (4/1/2026).

Kenedi menjelaskan bahwa sebelum beraksi, kedua pelaku menyiapkan batu dari sekitar bahu jalan tol. Mereka kemudian duduk di pinggir jalan dan melempari lima mobil yang melintas.

“Setelah melakukan aksinya, kedua ABH langsung melarikan diri ke arah danau tempat mereka biasa memasang tajur ikan, sebelum akhirnya pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Setelah diamankan, kedua pelaku dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Prabumulih untuk penanganan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Setelah serangkaian pemeriksaan dan mempertimbangkan aspek perlindungan anak serta itikad baik dari pelaku dan korban, perkara ini diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

Kedua ABH kemudian dikembalikan kepada orang tua masing-masing dengan pengawasan keluarga dan pemerintah setempat, sebagai bentuk pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *