Polisi menjelaskan, sejumlah jemaah sempat melihat api di depan pintu masjid sebelum terjadi penyerangan. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 04.15 WIB saat jemaah sedang melaksanakan salat Subuh berjemaah.
“Berdasarkan keterangan saksi, awalnya sejumlah jemaah melihat adanya api di depan pintu masjid. Beberapa jemaah kemudian berupaya memadamkan api tersebut,” kata Made Budi, Minggu (8/11).
Akan tetapi, di tengah upaya memadamkan api, seorang pria berinisial F melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap tiga jemaah di dalam masjid.
“Namun, di tengah situasi tersebut, terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap tiga orang jemaah di dalam masjid,” ujarnya
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan dua tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan bahan bakar jenis bensin. Tak hanya itu, ditemukan pula dua senjata tajam berupa kapak dan belati.
Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam aksi tersebut.
Pelaku F telah diamankan dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan.


















